Breaking News
light_mode
Topik Hangat
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Berita » Ketua DPRD Tana Toraja Warning Para Kontraktor

Ketua DPRD Tana Toraja Warning Para Kontraktor

  • account_circle BeritaTerkini
  • calendar_month Jum, 5 Sep 2025
  • comment 0 komentar

BERITATERKINI, MAKALE – Ketua DPRD Tana Toraja, Kendek Rante, memberikan peringatan tegas kepada kontraktor terkait penggunaan material dari tambang galian C ilegal.

Dalam keterangannya kepada media, Jumat (5/9), politisi Partai Golkar itu menjelaskan bahwa tambang galian C ilegal merupakan aktivitas penambangan mineral dan batuan yang dilakukan tanpa izin pemerintah pusat maupun daerah. Aktivitas ini jelas melanggar Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, serta berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan seperti banjir, longsor, hingga rusaknya ekosistem.

“Penambang galian C yang beroperasi tanpa izin dapat dikenakan sanksi pidana penjara maksimal lima tahun dan denda hingga seratus miliar rupiah,” tegas Kendek Rante.

Ia menambahkan, hukuman bagi pelaku tambang ilegal diatur dalam Pasal 158 dan Pasal 161 UU Minerba. Sanksinya berupa pidana penjara maksimal 5 tahun dan denda maksimal Rp100 miliar bagi pihak yang menambang, menampung, memanfaatkan, mengolah, memurnikan, mengangkut, atau menjual mineral dan batubara tanpa izin.

Menurutnya, penambangan yang sah harus mengantongi izin resmi dari pemerintah pusat atau daerah, baik berupa Surat Izin Pertambangan Daerah (SIPD) maupun Surat Izin Pertambangan Rakyat (SIPR).

Karena itu, Kendek Rante mengingatkan para kontraktor yang mengerjakan proyek, baik yang bersumber dari APBN maupun APBD, agar berhati-hati dalam menggunakan material galian C.

“Jika ada rekanan yang bandel, DPRD akan segera memanggil OPD terkait untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) sebagai bagian dari tugas pengawasan dewan,” tegasnya. (*)

  • Penulis: BeritaTerkini

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Progres Proyek Puskesmas Buntu Limbong Capai 85,79 Persen

    Progres Proyek Puskesmas Buntu Limbong Capai 85,79 Persen

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • account_circle BeritaTerkini
    • visibility 57
    • 0Komentar

    BERITATERKINI, MAKALE — Proyek pembangunan Puskesmas Buntu Limbong, Kabupaten Tana Toraja, dengan nilai anggaran Rp4,3 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Kesehatan Tahun 2025, hingga kini telah mencapai progres fisik sebesar 85,79 persen. Setelah dilakukan adendum perpanjangan waktu selama 50 hari, pihak rekanan terus memacu penyelesaian pekerjaan. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Roby […]

  • Leo: KUA-PPAS APBD Perubahan Tana Toraja 2025 Hendaknya Akomodir Kebutuhan Warga

    Leo: KUA-PPAS APBD Perubahan Tana Toraja 2025 Hendaknya Akomodir Kebutuhan Warga

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle BeritaTerkini
    • visibility 515
    • 0Komentar

    BERITATERKINI, MAKALE – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Tana Toraja bersama Tim Anggaran Pemda (TAPD), Rabu (13/8), mulai membahas Rancangan Perubahan Kebijakan Umum APBD serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Perubahan Tahun 2025. APBD Tana Toraja setelah perubahan diproyeksikan sebesar Rp1.175.745.703.753,00 atau turun Rp63.387.642.247,00 (5,1%) dari pendapatan tahun 2025 sebelum perubahan yang mencapai Rp1.239.133.346.000,00. […]

  • Bupati Zadrak Tombeg Prihatin Eksekusi Tongkonan di Tana Toraja, Minta Solusi Musyawarah

    Bupati Zadrak Tombeg Prihatin Eksekusi Tongkonan di Tana Toraja, Minta Solusi Musyawarah

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle BeritaTerkini
    • visibility 209
    • 0Komentar

    BERITATERKINI, MAKALE – Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak Tombeg menyampaikan rasa prihatin atas eksekusi Tongkonan (rumah adat Toraja) yang belakangan menjadi isu hangat di tengah masyarakat. Zadrak menegaskan, baik secara pribadi maupun sebagai kepala daerah, dirinya merasa sedih melihat polemik eksekusi rumah kebanggaan masyarakat Toraja tersebut. “Sebagai warga Sangtorayan, saya sangat prihatin dengan fenomena kasus […]

  • Bupati Zadrak Angkat Bicara Soal Jabatan Lowong di Pemkab Tana Toraja

    Bupati Zadrak Angkat Bicara Soal Jabatan Lowong di Pemkab Tana Toraja

    • calendar_month Ming, 24 Agu 2025
    • account_circle BeritaTerkini
    • visibility 194
    • 0Komentar

    BERITATERKINI, MAKALE – Menyusul sorotan Ketua DPRD Tana Toraja terkait sejumlah jabatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang masih lowong, Bupati Tana Toraja dr. Zadrak Tombeg akhirnya angkat bicara. Bupati menegaskan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan segera melakukan pengisian jabatan yang kosong tanpa mengabaikan aturan yang berlaku. “Pemerintahan Zadrak–Erianto (Zatria) baru genap enam bulan pada […]

  • Lapas Palopo Teken MoU dengan Dinas Sosial Tana Toraja Terkait Pidana Kerja Sosial

    Lapas Palopo Teken MoU dengan Dinas Sosial Tana Toraja Terkait Pidana Kerja Sosial

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • account_circle BeritaTerkini
    • visibility 254
    • 0Komentar

    BERITATERKINI, MAKALE — Dinas Sosial Tana Toraja menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II A Palopo terkait penunjukan lokasi pelaksanaan pidana kerja sosial dan pelayanan masyarakat bagi anak. Kerja sama ini menjadi langkah maju dalam mewujudkan proses pembinaan yang lebih humanis, terarah, dan berpihak pada pemulihan anak. Kepala Dinas Sosial Tana […]

  • Miris, Petrus Tumanan Dibacok di Pesta Pernikahan

    Miris, Petrus Tumanan Dibacok di Pesta Pernikahan

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle BeritaTerkini
    • visibility 61
    • 0Komentar

    BERITATERKINI – MAKALE Nasib nahas menimpa Petrus Tumanan (31), warga Lembang Se’seng, Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja. Ia menjadi korban penganiayaan berat saat menghadiri acara pranikah di wilayah tersebut, Minggu malam (25/1/2026). Peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 23.00 WITA. Saat itu, korban tengah asyik menonton hiburan musik di lokasi pesta pernikahan. Tanpa diduga, korban […]

expand_less