Kemenham Sulsel Apresiasi Pemkab Tana Toraja Cepat Tangani Korban Keracunan MBG
- account_circle Redaksi Berita Terkini
- calendar_month 17 jam yang lalu
- comment 0 komentar

BERITATERKINI, MAKALE, Respons cepat Pemerintah Tana Toraja menangani siswa-siswi dan guru korban dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) diapresiasi Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia Sulawesi Selatan.
Kepala Kanwil Kemenham Sulsel, Daniel Rumsowek, menilai langkah Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak Tombeg, turun langsung memantau kondisi korban merupakan bentuk nyata kehadiran negara ditengah masyarakat, khususnya anak-anak dalam situasi genting.
Apresiasi itu disampaikan Daniel setelah melihat langkah pemerintah daerah memastikan para korban mendapatkan perawatan di 3 rumah sakit RSUD Lakipadada, RS Fatimah, dan RS Sinar Kasih.
Menurut Daniel, pemerintah daerah tidak hanya hadir ketika keadaan normal. Dalam situasi seperti dugaan keracunan melibatkan anak-anak, kehadiran pemerintah justru terasa paling kuat ketika masyarakat membutuhkan pertolongan.
“Kami mengapresiasi respons cepat bapak Bupati bersama jajaran Pemerintah Tana Toraja menangani para korban,” ujarnya.
Ia menilai penanganan terhadap korban tidak boleh berhenti hanya karena pasien telah berada di rumah sakit. Pemerintah, kata dia, perlu memastikan seluruh rangkaian penanganan hingga proses pemulihan dan tindak lanjut kasus berjalan secara serius.
“Dari perspektif HAM, penanganan ini harus terus dikawal, bukan hanya sampai korban mendapatkan pelayanan kesehatan, tetapi hingga seluruh proses tindak lanjutnya selesai,” katanya.
Daniel menegaskan, anak-anak menjadi korban memiliki hak tidak bisa ditawar kesehatan, keselamatan, dan pangan yang aman. Karena itu, setiap langkah pemerintah merespons kejadian harus memastikan hak mereka benar-benar terlindungi.
“Kemenham Sulsel akan terus berkoordinasi dan mengawal aspek HAM persoalan ini agar hak anak atas kesehatan, keselamatan, dan pangan yang aman tetap terlindungi,” ujarnya.
Pemkab Diminta Tak Berhenti pada Penanganan Medis
Apresiasi Kemenham Sulsel sekaligus menjadi penegasan bahwa penanganan dugaan keracunan MBG di Tana Toraja bukan sekadar persoalan medis.
Lebih jauh, kasus tersebut menyangkut keselamatan anak-anak yang menjadi penerima manfaat program pemerintah.
Karena itu, koordinasi antara Pemkab Tana Toraja, rumah sakit, Kemenham Sulsel, dan pihak terkait dinilai penting agar seluruh fakta di balik kejadian tersebut dapat ditelusuri dan setiap persoalan yang muncul memperoleh tindak lanjut.
Kemenham Sulsel bersama Pemerintah Kabupaten Tana Toraja menyatakan akan terus memantau perkembangan kondisi para korban.
Langkah tersebut diharapkan memastikan tidak ada satu pun korban luput dari perhatian hingga seluruh proses penanganan dinyatakan tuntas.
Di tengah kekhawatiran menyelimuti keluarga para siswa, respons cepat pemerintah menjadi sorotan sekaligus harapan agar para korban segera pulih dan segera kembali beraktivitas seperti sediakala (*).
- Penulis: Redaksi Berita Terkini

Saat ini belum ada komentar