Sampah di Tana Toraja Bernilai Ekonomi
- account_circle Redaksi Berita Terkini
- calendar_month 16 jam yang lalu
- comment 0 komentar

BERITATERKINI, MAKALE, Sampah di TPA Tana Malia Rantetayo kini sudah diolah bernilai ekonomi setelah Dinas Lingkungan Hidup (BLH) hadirkan mesin pengolah sampah moderen.
Sampah organik dan anorganik sebelumnya terus bertambah setiap hari, kini sampah sudah dipilah berdasarkan jenisnya sebelum diolah. Perubahan tersebut menjadi titik awal transformasi pengelolaan sampah di Tana Toraja.
Sampah organik kini dimanfaatkan menjadi pupuk, sedangkan sampah anorganik yang masih memiliki nilai didaur ulang.
Di Tana Toraja sampah tidak lagi sebagai limbah dengan bau menyengatkan, melainkan l memiliki nilai ekonomi.
Transformasi tersebut juga berdampak pada berkurangnya volume sampah yang menumpuk di kawasan TPA yang terletak di Tanah Malia Rantetayo.
Pemerintah Kabupaten Tana Toraja pun terus memperkuat sistem pengelolaan dengan menghadirkan mesin pemilah sampah agar proses pemisahan dan pengolahan berlangsung lebih cepat, efektif, dan berkelanjutan.
Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak Tombeg, mengatakan perubahan kondisi TPA merupakan bukti nyata komitmen pemerintah membangun sistem pengelolaan sampah ramah lingkungan sekaligus bermanfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Puji Tuhan, pengelolaan sampah di TPA Tana Toraja terus mengalami perubahan ke arah yang lebih baik. Sampah sebelumnya hanya menumpuk, kini telah dipilah dan diolah sesuai jenisnya sehingga tidak hanya mengurangi penumpukan, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi lingkungan dan perekonomian,” ujar Zadrak, Jumat (7/8/2026).
Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga memerlukan keterlibatan seluruh masyarakat melalui kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah.
“Kami mengajak masyarakat mulai membiasakan memilah sampah organik dan anorganik dari rumah. Langkah sederhana ini akan memberikan dampak besar bagi kebersihan, kesehatan, dan kelestarian lingkungan. Bersama-sama kita wujudkan Tana Toraja Masaero,” tutupnya (*).
- Penulis: Redaksi Berita Terkini

Saat ini belum ada komentar