Biaya Perawatan Siswa Keracunan MBG Ditanggung BGN
- account_circle Redaksi Berita Terkini
- calendar_month 10 jam yang lalu
- comment 0 komentar

BERITATERKINI, MAKALE, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Toraja terus fokus menangani siswa diduga mengalami keracunan makanan usai menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dari 189 siswa sebelumnya menjalani perawatan, hingga Senin (7/9/2026), tersisa 14 siswa masih dirawat di tiga rumah sakit berbeda.
Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak Tombeg, turun memantau kondisi para siswa sekaligus memastikan pelayanan kesehatan diberikan berjalan optimal.
Dari 14 siswa masih menjalani perawatan, dua di antaranya dinyatakan membaik dan diperbolehkan pulang ke rumah.
“Keseluruhan (14 pasien) kondisinya berangsur membaik. Hari ini ada dua yang sudah pulih dan bisa pulang ke rumah,” ujar Zadrak.
Meski sebagian besar siswa telah diperbolehkan pulang, Pemkab Tana Toraja memastikan pemantauan kesehatan tetap dilakukan.
Kontrol juga diberikan kepada ratusan siswa sebelumnya sempat dirawat dan kini telah kembali ke rumah.
Bupati Zadrak mengatakan, sejak awal Pemkab Tana Toraja telah menyiapkan pelayanan kesehatan bagi para siswa. Sebanyak tiga rumah sakit disiagakan, bersama fasilitas kesehatan lainnya, untuk memastikan penanganan dapat dilakukan secara cepat.
Selain penanganan medis, Pemkab Tana Toraja juga telah berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) terkait pembiayaan perawatan para siswa.
Hasil koordinasi tersebut memastikan seluruh biaya perawatan siswa akan ditanggung BGN. Karena itu, Zadrak meminta para orang tua dan wali siswa tidak perlu khawatir mengenai biaya pengobatan.
“Jadi orang tua atau wali siswa tidak usah khawatir. Kita sudah koordinasi dengan BGN seluruh biaya perawatan ditanggung BGN. Kita sudah dikoordinasikan dengan rumah sakit menangani para siswa,” tegasnya.
Lanjut Zadrak, akan terus memantau perkembangan kondisi para siswa hingga seluruhnya dinyatakan pulih (*).
- Penulis: Redaksi Berita Terkini

Saat ini belum ada komentar