BGN Tutup SPPG Pantan Tana Toraja, 3.000 Siswa Terdampak MBG
- account_circle BeritaTerkini
- calendar_month Kam, 5 Mar 2026
- comment 0 komentar

BERITATERKINI, MAKALE – Badan Gizi Nasional (BGN) menjatuhkan sanksi penutupan sementara terhadap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pantan, Makale, Kabupaten Tana Toraja. Sanksi tersebut diberikan setelah ditemukan buah salak dalam kondisi busuk yang sempat disajikan kepada penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Penutupan dapur berdampak pada sekitar 3.000 siswa yang untuk sementara waktu tidak menerima layanan MBG dalam beberapa hari terakhir.
Ketua Satgas MBG Tana Toraja, dr. Rudy Andi Lolo, membenarkan penutupan tersebut, Rabu (4/3/2026). Ia menyebutkan bahwa sanksi ini merupakan langkah tegas untuk menjaga standar mutu dan keamanan pangan dalam pelaksanaan MBG.
Menurut Rudy, tidak tertutup kemungkinan pengelolaan SPPG Pantan akan dialihkan kepada investor atau mitra baru apabila evaluasi menunjukkan ketidakmampuan pengelola sebelumnya dalam memenuhi standar yang ditetapkan.
“Penyuplai bahan pangan seharusnya lebih berhati-hati dan menjaga kualitas. Temuan buah busuk ini merupakan bentuk pelanggaran dari mitra kerja,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya melibatkan petani lokal sebagai pemasok utama bahan pangan guna menjamin kesegaran produk sekaligus mendukung ekonomi daerah. Selain itu, aspek kontrol kualitas sebelum distribusi kepada siswa dinilai harus diperketat.
Rudy menambahkan, belum meratanya penyaluran MBG di Tana Toraja juga dipengaruhi oleh kesiapan dapur operasional. Saat ini, baru enam dapur yang aktif beroperasi. Satu dapur lainnya sementara tidak beroperasi, sementara empat dapur masih dalam tahap persiapan.
Di sisi lain, terdapat 41 dapur yang tengah dalam tahap pembangunan. Dari jumlah tersebut, empat dapur didanai melalui APBN dan 37 dapur diperuntukkan bagi wilayah Tana Toraja dan Toraja Utara (THT).
Pemkab Tana Toraja bersama Satgas MBG memastikan evaluasi menyeluruh akan dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang, sekaligus menjamin program MBG tetap berjalan dengan standar keamanan pangan yang ketat.
- Penulis: BeritaTerkini

Saat ini belum ada komentar