Warga Bittuang Demo di DPRD Tana Toraja, Tolak Proyek Geotermal
- account_circle BeritaTerkini
- calendar_month 19 jam yang lalu
- comment 0 komentar

BERITATERKINI, MAKALE — Ratusan warga dari Lembang Balla dan Kecamatan Bittuang yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Toraja Tolak Geothermal (AMTTG), menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Tana Toraja, Kamis (19/2). Mereka menyatakan penolakan terhadap rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di wilayah tersebut.
Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian dan Satpol PP.
Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeg, bersama Wakil Bupati Erianto, Ketua DPRD Kendek Rante, Wakil Ketua DPRD Leonardus Tallupadang dan Evivana Rombe Datu, serta sejumlah anggota dewan lainnya menerima aspirasi massa di ruang lobi DPRD.
Koordinator lapangan aksi, Daniel Somba’, menegaskan bahwa penolakan dilakukan karena proyek geothermal dinilai berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan, mengancam situs budaya, serta berdampak pada objek wisata di wilayah tersebut.
Menurut Daniel, pembangkit geothermal memanfaatkan panas bumi melalui proses pengeboran hingga ke reservoir panas bumi. Proses tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu keseimbangan lingkungan, karena memanfaatkan air dan uap untuk memutar turbin pembangkit listrik.
“Proses kerja geothermal berinteraksi dengan sistem geologi bawah permukaan dan lingkungan di permukaan, sehingga memerlukan pengelolaan yang sangat ketat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Tana Toraja, Semuel Pali Tandirerung, menyatakan pihaknya memahami kekhawatiran warga. Ia menyebut, proyek PLTP berpotensi membutuhkan area yang luas dan harus dikaji secara komprehensif.
Warga juga mengkhawatirkan aktivitas pengeboran dapat berdampak pada kualitas mata air yang selama ini digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan pertanian. Selain itu, lokasi proyek yang disebut-sebut berdekatan dengan permukiman dinilai berpotensi memicu longsor maupun risiko kebocoran gas berbahaya.
Aspirasi tersebut diharapkan menjadi perhatian serius pemerintah daerah sebelum mengambil keputusan terkait rencana pengembangan PLTP di Kecamatan Bittuang.
- Penulis: BeritaTerkini

Saat ini belum ada komentar