Pemprov Sulsel Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Tana Toraja 5,97 Persen
- account_circle BeritaTerkini
- calendar_month 20 jam yang lalu
- comment 0 komentar

BERITATERKINI, MAKALE — Bupati Zadrak Tombeg menghadiri High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) tingkat Sulawesi Selatan, Jumat (13/2/2026).
Forum strategis yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Selatan itu dipimpin Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi. Pertemuan bertujuan memperkuat langkah pengendalian inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idulfitri 2026, sekaligus mendorong percepatan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah.
Sejumlah kepala daerah, unsur Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, serta jajaran Bank Indonesia turut hadir. Sinergi lintas sektor dinilai krusial untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah peningkatan kebutuhan menjelang Ramadan.
Dalam kesempatan itu, Bupati Zadrak Tombeg menegaskan komitmen pemerintah daerah menjaga stabilitas ekonomi dan memperkuat ketahanan pangan. Ia menyebut pengendalian inflasi bukan hanya soal angka, tetapi juga menjaga daya beli masyarakat dan memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia dengan harga terjangkau.
“Pemkab terus memperkuat koordinasi lintas sektor, termasuk mendukung percepatan digitalisasi transaksi daerah agar tata kelola keuangan semakin transparan dan efisien,” ujarnya.
Bupati hadir bersama jajaran perangkat daerah yang membidangi perekonomian, pertanian, dan pengelolaan keuangan daerah. Kehadiran tersebut menjadi sinyal komitmen daerah menyelaraskan kebijakan pengendalian inflasi dan transformasi digital.
Pada forum yang sama, Kabupaten Tana Toraja mendapat apresiasi dari Pemprov Sulsel atas capaian pembangunan daerah. Pertumbuhan ekonomi tahun 2025 tercatat 5,97 persen, ditopang sektor perdagangan dan jasa, serta penguatan UMKM dan promosi produk lokal dari 19 kecamatan.
Capaian tersebut dinilai merupakan hasil strategi pengembangan potensi daerah dan penguatan posisi Tana Toraja sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia yang memberi efek berganda terhadap ekonomi lokal.
Melalui HLM TPID dan TP2DD ini, diharapkan harmonisasi kebijakan antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota semakin solid, sehingga pengendalian inflasi berjalan efektif dan transformasi digital keuangan daerah dapat diterapkan optimal di seluruh wilayah Sulawesi Selatan.
- Penulis: BeritaTerkini

Saat ini belum ada komentar