Jembatan Ne’ Gandeng Diresmikan, Akses Ekonomi dan Pariwisata Toraja Utara Diperkuat
- account_circle BeritaTerkini
- calendar_month Sel, 27 Jan 2026
- comment 0 komentar

BERITATERKINI, RANTEPAO — Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, meresmikan Jembatan Ne’ Gandeng yang berlokasi di Malakiri, Lembang Palangi, Kecamatan Balusu, Senin (26/1/2026).
Jembatan Ne’ Gandeng memiliki panjang sekitar 50 meter dan lebar 7 meter. Pembangunannya dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Toraja Utara Tahun Anggaran 2025 dengan total anggaran sebesar Rp12.300.634.000.
Bupati Frederik Victor Palimbong yang akrab disapa Dedy mengatakan, Jembatan Ne’ Gandeng merupakan akses vital perekonomian masyarakat, khususnya sebagai jalur distribusi hasil produksi pertanian. Jembatan ini menghubungkan Kecamatan Balusu dengan Sarambu Nanggala.
“Hari ini kita meresmikan jembatan pariwisata menuju Museum Ne’ Gandeng sekaligus menandatangani prasasti,” ujar Dedy.
Peresmian tersebut disaksikan Wakil Bupati Toraja Utara Andrew Branch Silambi, Sekretaris Daerah Salvius Pasang, Kepala BPBD Toraja Utara Paulus Batti, sejumlah kepala OPD, serta masyarakat setempat.
Menurut Dedy, pembangunan Jembatan Ne’ Gandeng menjadi prioritas pada tahun 2025 karena perannya yang sangat penting sebagai penghubung antar kecamatan dan antar desa.
Ia mengakui, masih terdapat beberapa jembatan di Toraja Utara yang kondisinya memprihatinkan. Namun, pembangunan infrastruktur dilakukan berdasarkan skala prioritas sesuai tingkat kebutuhan dan urgensi.
Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Toraja Utara telah mengusulkan pembangunan sejumlah jembatan ke Kementerian Pekerjaan Umum, di antaranya Jembatan Buntupepasan, Jembatan Rantebua, Jembatan Buntao’, serta Jembatan Sanggalangi’. (*)
- Penulis: BeritaTerkini

Saat ini belum ada komentar