Bupati Tana Toraja Audiensi dengan Menteri Lingkungan Hidup, Bahas Dukungan Program Masero
- account_circle BeritaTerkini
- calendar_month 18 jam yang lalu
- comment 0 komentar

BERITATERKINI, MAKALE – Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak Tombeg, Sp.A, melakukan audiensi dengan Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, di Jakarta, Jumat (27/2/2026).
Pertemuan tersebut membahas dukungan pemerintah pusat terhadap program strategis daerah bertajuk Tana Toraja Masero (Bersih) yang menjadi gerakan pembangunan di bawah kepemimpinan Zadrak Tombeg dan Wakil Bupati Erianto L. Paundanan (Zatria).
Dalam paparannya, Bupati Zadrak menjelaskan bahwa konsep Masero tidak hanya dimaknai sebagai kebersihan lingkungan semata. Program ini mencakup pembenahan menyeluruh, mulai dari kebersihan lingkungan (Masero Tangnga), kebersihan perilaku dan tata kelola (Masero Painan), hingga kebersihan hati dan pikiran (Masero Tikulau).
“Tana Toraja Masero bukan sekadar program kebersihan, tetapi gerakan perubahan pola pikir, karakter, dan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Kami berharap Kementerian Lingkungan Hidup dapat mendukung agar program ini berjalan maksimal,” ujar Zadrak.
Ia menegaskan, pembangunan daerah harus berjalan beriringan antara pembangunan fisik dan pembenahan mentalitas serta sistem pemerintahan. Menurutnya, semangat masero diharapkan menjadi budaya bersama, dimulai dari lingkungan rumah tangga, fasilitas publik, hingga birokrasi pemerintahan.
Audiensi tersebut turut didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tana Toraja, Nirus Nikolas Sakke. Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyerahkan cenderamata khas Toraja berupa salempang, kopi Toraja, dan passapu (topi adat Toraja) sebagai simbol persahabatan dan penghormatan.
Nirus Nikolas menambahkan, audiensi ini menjadi bagian dari keseriusan pemerintah daerah dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi, mulai dari hulu, tengah, hingga hilir. Pemkab Tana Toraja juga memaparkan komitmen percepatan pengurangan dan penanganan sampah di wilayahnya.
Kementerian Lingkungan Hidup, lanjutnya, menyatakan komitmen untuk membantu melalui dukungan fasilitas dan sarana penunjang, seperti armada dump truck sampah, mesin pengolah sampah untuk wilayah sulit dijangkau, serta fasilitasi pembangunan TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle) melalui koordinasi dengan Kementerian PUPR.
Dengan dukungan tersebut, Pemkab Tana Toraja optimistis pengelolaan sampah dan penguatan budaya bersih dapat berjalan lebih sistematis dan berkelanjutan.
- Penulis: BeritaTerkini

Saat ini belum ada komentar