Breaking News
light_mode
Topik Hangat
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Pemerintahan » Kemarau di Tana Toraja Diprediksi Agustus-September 2026

Kemarau di Tana Toraja Diprediksi Agustus-September 2026

  • account_circle Redaksi Berita Terkini
  • calendar_month Sen, 10 Agu 2026
  • comment 0 komentar

 

BERITATERKINI, MAKALE, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas IV Toraja memprediksi puncak musim kemarau di Tana Toraja pada Agustus hingga September 2026.

Kondisi tersebut dipengaruhi fenomena El Nino diperkirakan berlangsung hingga kuartal pertama 2027.
Musim kemarau lebih kering dan meningkatkan risiko kekeringan serta kebakaran hutan.

Hal tersebut disampaikan Kepala BMKG Toraja, Amernurfitra Andi Rusdin saat High Level Meeting Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 di ruang rapat Bupati Tana Toraja.

Mantan Kepala Sub Bagian Tata Usaha Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Hasanuddin Makassar ini menjelaskan, kondisi iklim global 2026 dipengaruhi El Nino telah aktif sejak awal tahun dan diprediksi mencapai intensitas kuat.

Selain itu, IOD Positif diperkirakan mulai berkembang pada periode September hingga Desember 2026.

Untuk wilayah Tana Toraja, musim kemarau diperkirakan telah dimulai pada Juni dasarian III hingga Juli dasarian I, dengan puncak musim kemarau terjadi pada Agustus hingga September.

BMKG juga memprediksi curah hujan pada Agustus, September dan Oktober 2026 berada pada kategori rendah dengan sifat hujan di bawah normal.

Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko kekeringan, berkurangnya ketersediaan air hingga mengganggu sektor pertanian dan ketahanan pangan.

“September lebih kering lagi dan sifat hujannya juga kering. Lanjut di bulan Oktober masih rendah juga, tapi masih ada hujan dua kali. Kalau berdasarkan analisis kami di bawah normal, dan sifatnya masih normal.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian pemerintah daerah dalam upaya pengendalian inflasi.

Musim kemarau yang lebih kering berpotensi mengganggu produksi maupun distribusi sejumlah komoditas pangan.

Tak hanya persoalan pertanian dan ketersediaan air, puncak musim kemarau juga perlu diantisipasi karena dapat meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan (*).

  • Penulis: Redaksi Berita Terkini

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPJS Serahkan Santunan Kematian Kecelakaan Kerja

    BPJS Serahkan Santunan Kematian Kecelakaan Kerja

    • calendar_month Sel, 1 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Berita Terkini
    • visibility 30
    • 0Komentar

    BERITATERKINI, MAKALE, BPJS Ketenagakerjaan Tana Toraja menyerahkan santunan Jaminan Kematian dan Jaminan Kecelakaan Kerja kepada ahli waris Pekerja Rentan. Santunan diserahkan pasca peringatan Hari Jadi Ke-779 Toraja dan HUT Ke-69 Kabupaten Tana Toraja di Lapangan Tana Toraja Masero, Makale, Senin (31/8). Bupati Tana Toraja Zadrak Tombeg serahkan Santunan didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Toraja Sulis […]

  • Pemkab Tana Toraja Sosialisasi PMK No. 72 Tahun 2024

    Pemkab Tana Toraja Sosialisasi PMK No. 72 Tahun 2024

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle BeritaTerkini
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Berita Terkini, MAKALE – Ketua TP PKK Tana Toraja, Dr. Erni Yetti Riman, menyoroti bahaya merokok, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan ibu hamil. Ia menegaskan pentingnya penyediaan ruang laktasi di tempat kerja dan fasilitas umum sebagai bentuk dukungan kepada ibu menyusui, sekaligus sarana edukasi bahaya merokok. “Langkah ini merupakan upaya preventif untuk meningkatkan […]

  • Bamagnas Audiensi Bupati Tana Toraja

    Bamagnas Audiensi Bupati Tana Toraja

    • calendar_month Sab, 8 Agu 2026
    • account_circle Redaksi Berita Terkini
    • visibility 43
    • 0Komentar

    BERITATERKINI, MAKALE, Bupati Tana Toraja dr Zadrak Tombeg menerima kunjungan pengurus Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (Bamagnas) di ruang kerjanya. Bupati Zadrak menyambut baik kunjungan tersebut dan mengapresiasi peran BAMAGNAS menjaga semangat persaudaraan, toleransi, serta kerukunan umat beragama di daerah ini. Menurut bupati Zadrak, sinergi antara pemerintah dan organisasi keagamaan salah satu kunci mewujudkan pembangunan […]

  • Pansus Kelembagaan DPRD Tana Toraja Finalisasi Hasil Pembahasan

    Pansus Kelembagaan DPRD Tana Toraja Finalisasi Hasil Pembahasan

    • calendar_month Rab, 10 Jun 2026
    • account_circle BeritaTerkini
    • visibility 76
    • 0Komentar

    BERITATERKINI, MAKALE, Ketua Pansus Kelembagaan DPRD Tana Toraja, Stepenus Maluangan (PDIP), Rabu (10/6) pimpin rapat internal finalisasi hasil pembahasan segera dilaporkan di paripurna dewan. Kepada media ini Stepanus jelaskan, Bapenda selama ini gabung dengan Dinas Pendapatan Pengelelolaan Keuangan dan Asset Daerah (DPKAD) akan berdiri sendiri jadi OPD. Hal ini dilakukan demi memaksimalkan pendapatan asli daerah […]

  • Anggota Dewan Fraksi Demokrat Tana Toraja Tegas Menolak Program MBG

    Anggota Dewan Fraksi Demokrat Tana Toraja Tegas Menolak Program MBG

    • calendar_month Sab, 5 Sep 2026
    • account_circle Redaksi Berita Terkini
    • visibility 27
    • 0Komentar

    BERITATERKINI, MAKALE, Esra Padatu dari fraksi Demokrat DPRD Tana Toraja tegas menolak Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Tana Toraja pasca 159 siswa SMP 1 dan SMP 2 keracunan setelah menyantap MBG dari SPPG 01 Batupapan, Makale. Meskipun SPPG 01 Batupapan, Makale disusped (berhenti beroperasi sementara) sejak 3 September 2026 kemarin disampaikan Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan […]

  • Pemda Tana Toraja-BPJS Ketenagakerjaan Lanjutkan Jaminan Kecelakaan Pekerja Rentan 2026

    Pemda Tana Toraja-BPJS Ketenagakerjaan Lanjutkan Jaminan Kecelakaan Pekerja Rentan 2026

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
    • account_circle BeritaTerkini
    • visibility 106
    • 0Komentar

    BERITATERKINI, MAKALE, Pemda Tana Toraja tahun 2026 berkomitmen menjamin BPJS Ketenagakerjaan bagi 10.000 pekerja rentan/informal (petani, sopir, ojek) pada 2026 melalui APBD. Program ini sudah tiga tahun berjalan sejak 2024 hingga 2026 mencakup jaminan kecelakaan kerja dan kematian sebagai wujud perlindungan bagi pekerja rentan. Tahun 2026 Pemda Tana Toraja target penerima 10.000 pekerja rentan dan […]

expand_less