Breaking News
light_mode
Topik Hangat
Beranda » Berita » Medi Batara: Perkara Besar di Toraja adalah Rumah Tongkonan dan Rumah Tangga

Medi Batara: Perkara Besar di Toraja adalah Rumah Tongkonan dan Rumah Tangga

  • account_circle BeritaTerkini
  • calendar_month Rab, 17 Des 2025
  • comment 0 komentar

BERITATERKINI, MAKALE — Ketua Pengadilan Negeri (PN) Tana Toraja, Medi Batara Randa, SH, menegaskan bahwa dua persoalan besar yang kerap dihadapi masyarakat Toraja adalah perkara rumah tongkonan dan rumah tangga. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Ma’kombongan Toraya yang digelar di Gedung Tammuan Mali, Makale, Selasa (16/12/2025).

Menurut Medi Batara, penyelesaian perkara hukum berbeda dengan pertandingan olahraga yang bisa berakhir imbang. Dalam perkara perdata maupun pidana, putusan pengadilan selalu bermuara pada menang atau kalah.

“Saya sudah tiga kali menjabat sebagai Ketua Pengadilan di daerah berbeda. Menghadapi eksekusi dalam kondisi sesulit apa pun sudah menjadi hal biasa, bahkan ancaman pun kerap terjadi,” ungkapnya.

Salah satu perkara besar yang disorot adalah eksekusi Tongkonan Ka’pun di Kecamatan Kurra yang dilaksanakan pada Jumat (5/12/2025). Perkara tersebut, kata Medi, telah bergulir sejak tahun 1998 sebelum akhirnya dieksekusi.

Ia menambahkan, proses penyelesaian perkara di pengadilan umumnya memakan waktu panjang. Bahkan, terdapat kasus sengketa tanah berukuran 4×4 meter yang proses hukumnya berlangsung hingga 10 tahun.

“Secara aturan, perkara yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkrah harus dieksekusi dalam waktu delapan hari. Namun, sebelum eksekusi dilakukan, pengadilan tetap memanggil kedua belah pihak, terutama pihak yang kalah, untuk mencari solusi damai. Ironisnya, sering kali pihak yang kalah justru merasa menang,” ujarnya.

Terkait perkara Tongkonan Ka’pun, Medi Batara menjelaskan bahwa pasca putusan inkrah, PN Makale telah memberikan waktu selama lima bulan kepada pihak penggugat dan tergugat untuk bernegosiasi mencari solusi terbaik. Bahkan, Bupati Tana Toraja sejak 17 Agustus turut mempertemukan kedua belah pihak dengan berbagai opsi penyelesaian, namun tidak membuahkan kesepakatan hingga akhirnya eksekusi tetap dilakukan.

Pasca eksekusi, lanjut Medi, muncul berbagai tudingan negatif di media sosial yang menyalahkan pengadilan, bahkan menuduh telah merusak adat dan budaya Toraja.

“Ayo kita bangun budaya hukum. Idealnya, semua persoalan bisa diselesaikan terlebih dahulu di lembaga adat. Kalau bisa selesai di sana, tidak perlu sampai ke pengadilan karena proses hukum membutuhkan pengorbanan besar, baik materil maupun immateril. Orang berperkara itu sejatinya mencari keadilan,” tegasnya.

Medi Batara juga mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025, tercatat sekitar 300 perkara perdata yang masuk ke PN Tana Toraja. Dari jumlah tersebut, sekitar 200 perkara merupakan kasus perceraian.

“Jadi, perkara di Toraja bukan hanya soal rumah tongkonan, tetapi juga rumah tangga,” pungkasnya.

Ia berharap ke depan lembaga adat dapat berperan lebih optimal, bersikap netral, dan tidak berpihak, sehingga hasil musyawarah dapat diterima oleh semua pihak yang bersengketa.

  • Penulis: BeritaTerkini

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lumbung dan Rumah Warga Disapu Angin Puting Beliung di Sangalla Utara

    Lumbung dan Rumah Warga Disapu Angin Puting Beliung di Sangalla Utara

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
    • account_circle BeritaTerkini
    • visibility 133
    • 0Komentar

    BERITATERKINI, MAKALE — Bencana angin puting beliung melanda Kelurahan Bebo dan Lembang Salu Allo, Kecamatan Sangalla Utara, Kabupaten Tana Toraja, Minggu (2/11/2025). Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa tersebut menyebabkan kerusakan parah pada rumah dan lumbung warga, dengan total kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah. Informasi dari warga menyebutkan, di Tongkonan Ada’ Lempangan terdapat dua lumbung […]

  • Pendemo “Sandera” Bupati Tana Toraja di DPRD, Aksi Tolak Geotermal Berakhir Ricuh

    Pendemo “Sandera” Bupati Tana Toraja di DPRD, Aksi Tolak Geotermal Berakhir Ricuh

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • account_circle BeritaTerkini
    • visibility 24
    • 0Komentar

    BERITATERKINI, MAKALE — Aksi unjuk rasa Aliansi Masyarakat Toraja Tolak Geotermal (AMTTG), Kamis (19/2), di Kantor DPRD Tana Toraja berakhir ricuh setelah massa mendesak pimpinan dan anggota dewan serta Bupati Tana Toraja menandatangani pernyataan penolakan proyek panas bumi. Aksi penolakan terhadap rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di Lembang Balla dan Kecamatan Bittuang […]

  • BPS Umumkan IPM 2025: Tana Toraja Masih di Zona Bawah, Pemkab Fokus Benahi SDM

    BPS Umumkan IPM 2025: Tana Toraja Masih di Zona Bawah, Pemkab Fokus Benahi SDM

    • calendar_month Rab, 19 Nov 2025
    • account_circle BeritaTerkini
    • visibility 81
    • 0Komentar

    BERITATERKINI, MAKALE Badan Pusat Statistik (BPS) merilis capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan tahun 2025. Kabupaten Tana Toraja berada pada peringkat ke-4 terendah di Sulsel dengan skor 72,77, mengungguli Sinjai, Bone, dan Jeneponto. Sementara itu, IPM Sulawesi Selatan secara nasional menempati peringkat ke-14 dengan skor 75,92. Memasuki sepuluh bulan kepemimpinan Zadrak–Erianto (Zatria), capaian […]

  • Design Transcended: When Art Meets Technology in Gadgetry

    Design Transcended: When Art Meets Technology in Gadgetry

    • calendar_month Jum, 2 Feb 2024
    • account_circle BeritaTerkini
    • visibility 488
    • 0Komentar

    Exploring the Tech-Savvy WondersThe delineation between digital and physical continues to blur, weaving a fabric of reality that resonates with the beats of progress. Within this exciting nexus, entrepreneurs and tech aficionados find a fertile ground to cultivate, explore, and thrive. As we navigate through the myriad of gadget-driven narratives, there are key trends and […]

  • 315 Napi Rutan Makale Tana Toraja Terima Remisi, Dua Langsung Bebas di HUT RI ke-80

    315 Napi Rutan Makale Tana Toraja Terima Remisi, Dua Langsung Bebas di HUT RI ke-80

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle Redaksi Berita Terkini
    • visibility 381
    • 0Komentar

    BERITATERKINI, MAKALE – Sebanyak 315 narapidana Rutan Kelas II/B Makale menerima remisi pidana Dasawarsa dan remisi umum dari pemerintah, dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Dari jumlah tersebut, dua orang narapidana langsung dinyatakan bebas setelah menerima remisi. Keduanya adalah Amirullah Bin Alm Petta Umareng, kasus penggelapan, dan Michel Petric Mangampa Bin Benyamin Mangampa, kasus […]

  • Bupati Zadrak Tombeg Prihatin Eksekusi Tongkonan di Tana Toraja, Minta Solusi Musyawarah

    Bupati Zadrak Tombeg Prihatin Eksekusi Tongkonan di Tana Toraja, Minta Solusi Musyawarah

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle BeritaTerkini
    • visibility 185
    • 0Komentar

    BERITATERKINI, MAKALE – Bupati Tana Toraja, dr. Zadrak Tombeg menyampaikan rasa prihatin atas eksekusi Tongkonan (rumah adat Toraja) yang belakangan menjadi isu hangat di tengah masyarakat. Zadrak menegaskan, baik secara pribadi maupun sebagai kepala daerah, dirinya merasa sedih melihat polemik eksekusi rumah kebanggaan masyarakat Toraja tersebut. “Sebagai warga Sangtorayan, saya sangat prihatin dengan fenomena kasus […]

expand_less